MENELUSURI KEBERADAAN IKAN ONOI DI DANAU SENTANI

Oleh Philip Kopeuw

Flavouw Jumat 4 Mei 2012 – Jam 15:35 wit

 

Khusus masyarakat asli Sentani tahu apa itu “onoi.” Onoi adalah ikan halus yang terdapat di danau Sentani. Ikan halus ini biasa muncul tiba-tiba pada musim hujan. Berpikir tentang betapa kecilnya ikan onoi ini maka timbullah pertanyaan tentang apakah ada induk ikan onoi ini? atau induknya seperti apa kalau jenis ikannya sekecil ini? Seperti dijelaskan diatas bahwa Ikan Onoi biasanya muncul pada musim hujan. Kalau pada musim panas ikan onoi ini tidak ada. Itu berarti ikan onoi ini mucul saat tertentu. Onoi disebut juga ikan halus, sedangkan dalam bahasa sentani arti kata halus adalah “nino-nino”. Bicara mengenai onoi, pertanyaan terus berkembang, kalau begitu kata “onoi” sendiri berasal dari mana? Apa yang melatar belakangi sehingga onoi disebut  ikan halus, apakah karena bentuknya yang halus? kenapa bukan ikan nini-nino?

 

Penyebutan terhadap ikan onoi ini sama di tiga wilayah besar Sentani yakni Sentani Timur (rali phu), Sentani Tengah (nolo phu), Sentani Barat (wai phu). Tidak ada perbedaan dalam menyebut nama ikan onoi ini.

 

Rupanya ikan onoi ini tidak pernah dilirik untuk dituangkan kisahnya diatas kertas dalam bentuk tulisan. Ketika saya bertanya kepada ibu saya, om saya, tanta saya, dan ipar-ipar saya tentang dari mana asal-usul ikan onoi, jawaban-jawaban mereka yang juga berupa jawaban dan pertanyaan sendiri. Tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini masyarakat Sentani hanya sebatas tahu apa itu ikan onoi. Sebab mereka sendiri tidak mengenal asal-usul ikan onoi itu sendiri. Dan hal ini sangat menarik untuk didiskusikan dan dibuat sebuah penelitian ilmiah untuk menyajikan sebuah hasil tentang asal-usul ikan onoi di danau Sentani.

 

Menurut beberapa orang yang saya tanyai, tentang dari mana asal-usul ikan onoi? Ada beberapa versi jawaban yang diberikan :

  1. Onoi merupakan salah satu jenis ikan kecil yang terdapat di danau Sentani yang selalu muncul atau keluar dari sarang pada musim hujan karena air naik.
  2. Onoi atau ikan-ikan halus itu berasal dari telur atau anak-anak ikan besar. Sebab biasa pada waktu hujan, air naik (ralo – setiap 6 bulan), sebelum air turun (yakhama – 6 bulan berikut), ikan besar ikut aliran naiknya air saat musim hujan. Ikan-ikan besar ini naik masuk ke kali-kali disana mereka bertelur. Hingga pada saat air turun (yakama), ikan-ikan onoi juga ikut turun melalui surutnya air melalui sungai-sungai yang ada di danau Sentani.
  3. Onoi adalah kumpulan anak-anak ikan di seluruh danau sentani.
  4. Biasanya ikan onoi yang lolos dari tangkapan, dapat hidup menjadi besar. Mungkin Anda bisa melihat ada ikan kecil yang tidak lebih besar dari “ikan heu” atau disebut dengan istilah “khahe mabho”. Khahe mabho ini dapat dilihat dikali-kali dimana ikan onoi di tangkap, ada banyak ikan yang sudah agak besar masih berjalan bergerombol.

 

Jawaban-jawaban ini adalah bukti bahwa orang sentani sendiri belum tahu yang sebenarnya tentang asal-usul “onoi”. Keempat versi jawaban diatas hanyalah berdasarkan perkiraan-perkiraan atau asumsi-asumsi semata. Itu berarti terbuka potensi besar untuk mencari tahu tentang asal-asul ikan onoi. Apakah anda punya informasi lain tentang keberadaan ikan onoi? Atau Anda punya pemahaman lain?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: