PEREMPUAN SENTANI DALAM PEMBELAJARAN PENAMPILAN

Oleh Philip Kopeuw

Yogyakarta, Kamis 9 Agustus 2012 – Jam 02:42 wib

 Latar Belakang

Perempuan Sentani di sini bukan hanya yang sudah menikah atau yang sudah kawin, tetapi semua yang di maksud perempuan asli sentani dari yang kecil, remaja, pemuda, muda dewasa, ibu dan sesepuh. Pembelajaran penampilan adalah sebuah proses belajar melalui ceramah diskusi dan workshop tentang bagaimana bisa berpenampilan yang cerdas. Bagaimana cara berpakaian yang sopan di rumah, di luar rumah, ke pasar, soping ke mall, ke gereja, ke kantor, ke berbagai pesta. Bagaimana mengurus penampilan suami dan anak-anaknya. Dalam kehidupan di seluruh wilayah Sentani, hal ini sangat dibutuhkan oleh kaum perempuan Sentani. Kita tidak bisa pungkiri masih ada sebagian besar perempuan Sentani yang juga tidak pandai dalam hal penampilan pribadi, apalagi untuk suami dan anak-anak.

 Pokok Permasalahan

Ide tulisan ini muncul karena beberapa hal yang menjadi issu atau gosip: pertama, bahwa pria Papua atau Sentani yang istrinya non Sentani, mereka memiliki penampilan yang jauh lebih baik. Sebab istri mereka memiliki sedikit kelebihan kemampuan dalam hal penampilan dirinya, suaminya dan anak-anaknya dibanding dengan perempuan-perempuan asal sentani. Kedua, perempuan-perempuan Sentani yang suaminya non-sentani memiliki penampilan yang lebih baik dibanding yang sesama Sentani. Ketiga, dari penampilan para pria yang penampilannya kelihatan rapi dan serasi, biasanya ada yang ngegosip bahwa paling-paling itu istrinya orang pendatang, kalau orang Papua atau Sentani tidak mungkin. Keempat, perhatikan kemampuan dalam menilai kualitas kain pakaian dan jahitan. Kelima, ada pengetahuan lain tentang model pakaian baju atau celana yang serasi dengan postur tubuh dan warna kulit. Ketujuh masalah harga, kenapa yang lain senang beli pakaian murah, ada yang senang beli pakaian mahal. Kedelapan, cara berpenampilan dalam hal ini meck-up, menata rambut, perawatan tubuh, kebersihan dan sebagainya. Kesembilan, penggunaan parfum yang, baik tentang bauhnya dan kekhasannya untuk pria atau wanita, dan sebagainya.

Ada pepatah yang mengatakan: Rumput dihalaman tetangga lebih hijau dibanding rumput di halaman rumah sendiri. Apa yang menyebabkan sehingga rumput di halaman sendiri kelihatan kurang baik? Apa yang tidak atau belum dilakukan oleh pemilik rumah terhadap rumput di halaman rumah sehingga kelihatan kurang hijau. Faktor yang menjadi persoalan adalah ketidaktahuan dalam merawat dan mengurus rumput tersebut. Hal ini bicara soal penampilan. Soal issu atau gosip di atas benar atau tidak, mari kita lebih mengambil nilai positifnya saja. Kenapa perempuan Sentani tidak tahu tentang penampilan? Padahal penampilan menunjukkan pribadi dan kehidupan seseorang. Kita harus mengakui bahwa orang yang berpenampilan bagus, senang di pandang mata, membuat orang segan, menjadi orang yang dihargai dan hal-hal baik lainnya.

 Alternatif Pemecahan

Untuk memiliki penampilan yang baik, perlu ada kesadaran akan hal tersebut, bagaimana bisa ada kesadaran, perlu ada yang menyadarkannya. Bagaimana mereka bisa berpenampilan baik, harus ada yang memberitahukannya. Apakah hanya sebatas pengetahuan saja? Tidak agar hal itu bisa diimplemantasikan dalam kehidupan pribadi dan keluarga perlu ada workshop. Saya rasa sumber-sumber informasi dan para ahli dibidang penampilan bisa dicari dan diundang untuk memberikan seminar dan workshop buat para perempuan Sentani. Saya memiliki sebuah cita-cita kecil dan harapan besar ke depan agar perempuan sentani mantap, anggun, cantik, dan cerdas dalam penampilan, mulai saat ini dan untuk generasi selanjutnya. Bukan hanya cakap dalam mengurus penampilan dirinya saja, tapi lebih-lebih penampilan suami dan anak-anaknya. Ketika seorang suami saat keluar rumah dengan penampilan yang mantap dan serasi, pasti orang lain akan tahu bahwa istrinyalah yang hebat dibalik itu. Walaupun demikian, ada suami-suami yang juga hebat dalam mengurus penampilan dirinya. Demikian juga sebaliknya apabila, seorang istri berpenampilan baik, pastilah suaminya yang mendapat pujian dari orang lain karena mampu merawat istri dengan baik. Dengan demikian, kita bisa melihat bahwa rumput di halaman kita bisa sama-sama hijau atau malah bisa lebih hijau dari tetangga. Kalau selama ini perempuan sentani tidak memiliki penampilan yang baik, bukan berarti mereka bodoh. Barangkali belum merasa penting dengan penampilan. Di dunia ini tidak ada orang bodoh, yang ada hanyalah orang malas. Perempuan sentani kurang atau tidak begitu menonjol dalam penampilan itu karena faktor terlambat tahu saja. Artinya, perempuan sentani belum tahu dengan benar bagaimana berpenampilan yang baik dalam kehidupan dan aktivitasnya.

 Pemecahan Masalah

Saya berharap dari tulisan ini, ada orang-orang yang peduli dengan perempuan Sentani sehingga dapat mengusahakan hingga terjadinya atau terselenggaranya pembelajaran penampilan bagi perempuan Sentani melalui seminar, diskusi dan worshop. Ketika perempuan Sentani memahami penampilan, perubahan akan terjadi. Ketika istri atau suami berpenampilan baik, status dan derajadnya akan mulai berubah setahap demi setahap. Pada awal perubahan itu memang tidak gampang, sulit, tapi kalau perempuan Sentani tidak berubah waktu dan jaman akan menggilas mereka. Perempuan Sentani terlihat seperti orang primitif dan yang tidak tahu perubahan sudah terjadi. Kalau bisa untuk perempuan Sentani ingat dan usahakan bahwa paling tidak hari ini lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik lagi dari hari. Tapi kalau hari kemarin, hari ini dan hari esok tidak ada perubahan, perempuan Sentani adalah orang yang rugi besar. Dari pada dikatakan rugi besar dan berpikiran primitif, maka Perempuan sentani harus berani keluar dari sona aman yang sekarang ini yang mungkin bilang “penampilan begini trapapa ya, su bagus juga mo, epen kah dengan penampilan” ada keberanian untuk berubah dalam hal penampilan. Kita tidak bisa membohongi mata, pikiran dan hati kita ketika melihat istri, suami atau anak-anak kita berpenampilan baik. Saya yakin kita pasti akan merasa bangga dan tambah sayang lagi kepada orang yang kita kasihi tersebut.

 Kesimpulan

 Perempuan Sentani bisa berpenampilan baik dan saya jamin 100 persen lebih, hal itu bisa terjadi ketika mereka bertindak mau belajar dan mau berubah. Orang pintar biasa menyaranan untuk memulai saja. Mulailah berubah penampilan yang lebih baik. Mungkin akan kaku ketika memulai. Orang yang berbuat yang terbaik bagi perubahan hidupnya akan mendapatkan kebaikan yang setimpal. Tapi ingat ini, orang bisa karena biasa. Ketika perempuan Sentani mulai menata penampilan dengan baik dan terus belajar, maka hal itu akan menjadi sebuah kebiasaan, dan kebiasaan itu menjadi ciri khas perempuan Sentani Putri-Putri Mutiara Kecantikan Danau Sentani.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: