AWAS ANTI KRISTUS! SIAPAKAH DIA?

Penulis Philip Kopeuw
0437 – Yogyakarta Minggu 18 November 2012 – Jam 17:05 wib

Pembahasan renungan ini didasari dari Kitab Daniel 13:1-8 dan Markus 12:1-3. Dalam bahasa Yunani, Koine terdiri dari 2 kata, dieja dalam bahasa Indonesia: Anti + Kristos. Anti berarti mengganti, melawan atau mengambil tempat orang lain. Anti Kristus berarti mengambil tempat Yesus, atau mengaku atau menjadikan dirinya sendiri sebagai Mesias, Juru Selamat, Utusan Allah yang menyelamatkan manusia dari dosa (Markus 13:6). Ia menyesatkaan orang-orang yang seharusnya “menyembah” Yesus Kristus Saja”. Anti Kristus yaitu orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Kristus! (1 Yohanes 4:3 dan Yohanes 1:7).

Tuhan Yesus mengajak para murid-Nya (waktu itu Petrus; Yohanes; Andreas; dan kini kita semua) untuk mewaspadai dua hal berikut:
Mewaspadai munculnya para penyesat, yaitu yang mau merebut hati umat kepada diri si penyesat itu sendiri, bukan kepada Yesus Kristus yang mestinya dimuliakan dan diagungkan.

Memandang Bait Allah membuat para murid terkesima, kagum akan kemegahannya (Markus 13:1), apalagi setelah direnovasi oleh Raja Herodes Agung. Bait Allah yang terletak di atas Gunung Moria ini terlihat sangat kokoh, temboknya dari balok-balok kayu yang besar, apalagi sebagian besar bangunan (khususnya ruang kudus dilapisi emas. Namun Bait Allah yang telah “mengambil tempat” pemujaan yang seharusnya terpusat pada Kristus menjadi pada “gedung Bait Allah”, maka akan dihancurkan (Markus 13:2). Nubuat Yesus digenapi (20 Tahun kemudian), karena pada tahun 70 Masehi tentara Roma dibawah pimpinan Jenderal Titus menyerbu dan menghancurkan Bait Allah, nubuat di genapi! Dibalik kehancuran Bait Allah, ada hikmah agar umat menyembah kepada Allah saja, bukan menjadikan sesuatu (gedung, imam, benda atau simbol dll) sebagai hal yang diagung-agungkan.

Waspadai adanya deru perang, musibah alam (gempa) dan kelaparan. Para murid diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi semua hal buruk tersebut yang telah dinubutkan terjadi menjelang zaman baru.

_________
Sumber: Warta Jemaat GKI Gejayan. No.34 Th XIII, 18 November 2012. Halaman Berita Mimbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: