PENTINGNYA WACANA PENELITIAN DALAM OSPEK DI STAKPN DAN STT

Oleh Pilipus Kopeuw
0453 – Yogyakarta senin 26 November 2012 – Jam 02:51 wib

Wacana bicara tentang issue-issue atau pokok pembicaraan. Wacana yang dibicarakan adalah penelitian. Maksudnya apa dan bagaimana hubungan wacana penelitian dalam ospek. Mungkin hal ini merupakan pemikiran baru. Tetapi hal ini cukup penting, perlu dibicarakan sejak dini dan akan sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa. Sebab mahasiswa dalam tahapan penyelesaian studi akhirnya akan membuat karya ilmiah yang disebut skripsi. Dari pengalaman pribadi dulu ketika studi program sarjana, tidak terpikirkan sejak awal untuk mencari-cari judul penelitian untuk proposal skripsi. Biasanya, mahasiswa akan berpikir untuk mencari judul skripsi pada saat mengambil mata kuliah seminar PAK atau Teologi, mata kuliah metodologi penelitian maupun mata kuliah statistika. Itu pun muncul pada semester-semester akhir. Kadang-kadang mahasiswa mengalami kewalahan dan stress berat. Hal ini menjadi penghambat dalam penyelesaian studi secara cepat. Selain itu juga, mahasiswa dari sisi keilmuan tidak berkembang lebih awal, tetapi berkembang ilmunya diakhir studi dalam mencari masalah-masalah penelitian yang aktual ataupun membuat masalah-masalah penelitian fiktif. Padahal dalam sudut pandang terhadap potensi mata kuliah dapat menghasilkan banyak kajian-kajian pendidikan agama Kristen, kajian-kajian teologi Kristen bahkan kajian-kajian ilmiah teologis dan pendidikan tentang musik gereja. Melihat potensi-potensi itu, melalui tulisan pentingnya wacana penelitian dalam Ospek di STAKPN dan STT perlu dibicarakan.

Untuk menolong mahasiswa sejak dini, dalam hal mempersiapkan diri dalam perjalanan untuk menyelesaikan studi dengan baik dan sesuai program dan batas waktu studi, penelitian menjadi penentu akhir dalam menyandang gelar sarjana. Penelitian berkaitan erat dengan penulisan skripsi. Dalam paragraf pertama sudah dijelaskan bahwa mahasiswa mengalami “telmi” (telat mikir) dalam mencari judul penelitian. Nah, untuk mengantisipasi “telmi” tersebut, maka alangkah baiknya untuk menambah kualitas Ospek dan pencitraan kampus, perlu ditambakan dalam jadwal kegiatan Ospek mengenai “Wacana Penelitian yang berkaitan dengan penulisan skripsi nanti. Pasti ada yang bertanya, mengapa wacana penelitian perlu dibicarakan dalam ospek. Penulisan skripsi kan masih 3,5 tahun lagi kan? Walaupun masih lama, kesiapan sejak dini harus dilakukan. Hal ini penting, supaya mahasiswa sejak dini sudah menyadari bahwa ada tahapan akhir yang akan ditempuh dan diselesaikan sebagai syarat dalam mendapatkan gelar “sarjana” yakni dengan menulis skripsi. Skripsi itu apa? Skripsi ada karya ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa melalui cara penelitian. Nah, bagaimana nanti bisa terlaksana dengan baik dan lancer, wacana penelitian perlu sekali dimasukan dalam kegiatan Ospek.

Dengan wacana penelitian dalam Ospek, sudah sangat menolong mahasiswa supaya tidak “telmi”. Dalam wacana penelitian dalam ospek mahasiswa bisa diberikan kunci sukses menemukan judul skripsi dan berbagai hal lain yang berkaitan dengannya. Ada yang mungkin juga akan kurang setuju dengan dimasukannya wacana penelitian dalam ospek, dengan alasan kenapa mereka belum kuliah saja sudah ada beban awal yang harus dipikirkan. Yaah, namanya juga wacana, tergantung dari sudut kepentingan mana Anda menilai. Silahkan saja, tapi paling tidak kampus STT dan STAKPN jika melaksanakan ini berarti memiliki tujuan yang baik dalam rangka memberikan pencerahan, dukungan serta motivasi kepada mahasiswa baru melalui kegiatan-kegiatan yang “enjoyable” serta merasa “welcome” dalam studi nantinya.

Wacara penelitian dalam Ospek merupakan salah satu bagian kepedulian dan perhatian dari kampus kepada setiap mahasiswa baru supaya jangan terlalu lama studi dan supaya segera berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan Negara terlebih untuk kemuliaan Tuhan. Selain itu, wacana ini jauh lebih baik dari pada cara-cara klasik ospek yang kurang bermanfaat selama ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: