RUNTUHNYA TOTALITAS DALAM BEKERJA

Oleh Pilipus Kopeuw

0471 – Bandung Selasa 4 Desember 2012 – Jam 22:21 wib

 Malam tanggal 3 Desember 2012, bersama kepala bidang pendidikan SMA kabupaten Jayapura dari Bandung ke Jakarta turun di stasiun Gambir. Kami hendak mencari Bank Papua di Jalan Thamrin. Hal yang menjadi persoalan bagi saya adalah kami bertemu dengan orang-orang yang tidak jujur dan tidak iklas dalam bekerja.

Ketika tiba di stasiun Gambir, kami akan menuju ke jalan Thamrin mencari bank Papua. Sopir yang sejak awal menawarkan jasa rental mobil katanya tahu dimana letak bank Papua. Ternyata sampai ditujuan plasa sarinah di jalan Tahmrin, ternyata tidak ada bank Papua disitu. Kami sudah menanyakan satpam hingga di monitor dengar radio HT kepada komandan dan teman-temannya yang dinas malam itu ternyata mereka semua tidak tahu dimana lokasi bank Papua. Katanya di plaza sarinah tidak ada bank Papua. Di sini saya sudah agak tidak senang dengan sopir. Sebab sejak awalnya, ngakunya tahu lokasi bank Papua. Nyatanya dia bohong, karena sebenarnya dia tidak tahu. Seandainya dia jujur dari awal, kita bisa mengerti dan sama-sama sepakat untuk mencari posisi bank papua. Setelah mengintari plaza sarinah, kami bertemu dengan seorang bapa dari “Papua”. Kami menanyakan beliau, dan beliau menunjukkan kepada kami bahwa lokasinya di Thamrin City. Waktu menunjukkan jam 23.55 wib. Akhirnya kami turun dan mencoba cari penginapan di sekitar situ, tapi tidak mendapatkan dan kami akhirnya nginap di hotek menteng 2.

Paginya sekitar jam 5.45 wib kami ceck out dan menuju ke Thamrin City. Ketika keluar dari hotel menteng 2, ada 4 buah taxi yang parkir. Dalam benar kami bahwa dimana-mana taxi menggunakan argo. Kami naik salah satu taxi dan menyampaikan untuk diantarkan ke Thamrin city, sopirnya malah balik Tanya kepada kami dimana tempatnya? Heran bagi kami, masih pagi gini sudah ada sopir taxi yang berlagak bodoh dan pura-pura tidak tahu. Padahal ke Thamrin City hanya 5 menit dari hotel menteng 2. Akhirnya kami turn dari taxi itu, karena melihat gelagak sopir yang pura-pura tidak tahu. Kemudian kami naik taxi yang di depannya lagi. Ngakunya tahu tempatnya, tapi kemudian setalah kami masuk dalam taxi, dia katakana bayar 50.000 ya. Karena taxi argo belum jalan minta segitu, akhirnya kami turun dan jalan sekitar 50 meter dan ada taxi disitu. Kami minta diantarkan ke Tahmrin City, tanpa komentar banyak, sopir taxi mengantar kami hingga tujuan dengan selamat hanya dalam waktu 4-5 menit dengan harga argo taxi 11.000 rupiah.

Dari bank Papua, setelah urusan kami selesai, kami balik ke gambir. Saya antri membeli tiket kereta apai. Disebelah kanan saya ada dua orang satpam sedang menangani salah satu penumpang yang terlambat kereta. Tadinya uangnya mau dikembalikan 100% atau mundurkan keberangkatnya pada jadwal berikutnya. Ternyata, oleh dua orang satpam ini, minta uangnya dikembalikan 50% juga tidak apa-apa. Padahal penumpang yang terlambat itu tidak meminta seperti itu. Saya jadi heran ada orang mencari uang dengan cara menipu. Pertanyaan saya, uang 50%nya dikemanakan? Kenapa tidak dijelaskan kepada penumpangnya?

Setelah tiba di Bandung, kembali ke hotel Savoi Homann di jalan Asia-Afrika, sorenya saya ke stasiun Bandung untuk beli tiket kembali ke Yogyakarta. Setelah cek, ternyata terlambat. Akhirnyaa memilih untuk berangkat besok paginya. Ketika hendak mau balik ke hotel saya naik taxi di depan stasiun begitu naik, sopirnya bilang 40.000 ya langsung ke hotel. Wah..emosi saya sempat naik dan mau Tanya ini taxi atau apa? Sempat berpikir untuk ngomong kepada sopir, saya bayar 40.000 tapi ijinkan saya hancurin lampu taxi diatas mobilnya dulu. Akhirnya saya cari taxi lain. Dari stasiun sampai hotel hanya 13.000 ribu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: