TUNJUKKAN BAHWA HIDUP KITA ADALAH GAMBAR ALLAH

Gambar

Oleh Pilipus Kopeuw, M.Pd

0556 – Juwangen Kalasan Yogyakarta, Selasa 27 Agustus 2013 – Jam 06:45 wib

Kejadian 1: 26-31 berbunyi, 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”1:29 Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang ternyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian. 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Allah mendesain hidup kita menurut gambarNya dan rupaNya. Allah adalah arsitek yang mendesain tubuh, isi hati, dan juga fungsi pikiran, serta memberi nafas atau Roh-Nya ke dalam gambar itu sehingga gambar itu menjadi hidup. Allah kemudian menggambar apa yang di desain itu dari debu dan tanah, setelah gambar itu jadi, lalu Allah menhembuskan Roh-Nya. Gambar Allah yang tadinya dari debu tanah, berubah menjadi manusia yang hidup, bukan lagi debu tanah. Allah menempatkan mereka di taman Eden (Firdaus) dengan segala persediaan makanan dan minuman untuk seumur hidup mereka.

Saya membayangkan seorang kartunis. Bagaimana dia memiliki imajinasi yang tinggi dalam membuat hayalannya supaya dapat dilihat oleh orang lain. yakni dengan membuat sketsa gambarnya. Bukan saja sampai di situ, bahkan sang kartunis ini juga berpikir dan berusaha, agar sketsa-sketsa gambar yang dibuatnya ini agar bisa bergerak dan berbicara. Saya yakin, kita semua pernah nonton berbagai film kartun, seperti Tom and Jerry, Donald Beber, Sincan dll. Pernah secara sadar kita renungan dan pertanyaan benarkah gambar-gambar itu bisa bicara dan berpikir seperti itu? Benarkah gambar-gambar itu hidup di dunia ini? Gambardalam film-film itu adalah mati, tetapi menjadi hidup karena sang kartunis professional yang mengembangkannya sedemikian rupa, dengan bekerja sama bersama orang lain untuk mengisi suara dalam gambar yang dibuatnya bergerak itu. Itu artinya, bahwa jika gambar-gambar dalam film kartun itu, jika tidak digerakkan, dan tidak diisi dengan suara, maka gambar itu hanya akan tinggal gambar dab tidak akan hidup dan tidak akan menjadi sesuatu yang menarik bagi manusia yang menikmatinya sebagai hiburan.

Kelihatannya seperti sama, dalam hal gambar Allah menciptakan manusia dn gambar kartunis menciptakan tokoh-tokoh gambarnya. Gambar manusia yang hidup mencerminkan gambaran Allah sedangkan gambar-gambar karton mencerminkan pikiran kartunis. Namun, yang berbeda adalah gambar kartun itu harus digerakkan oleh manusia, jika tidak mereka hanyalah gambar-gambar mati dan tak berarti. Berbeda dengan manusia, diciptkan dari debu dan tanah dan diberi Roh-Allah di dalam diri manusia, supaya manusia itu hidup.

Sebab itu, mari sadarlah bahwa kita diciptakan bukan masalah dari tanah atau debu, karena asal mula manusia jadi adalah dari gambar dan rupa Allah. Itulah cara Allah yang dasyat dalam memberi hidup kepada kita. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa hidup dan menunjukkan diri sebagai gambar dan rupa Allah yang telah dirancang Allah. Buah selalu menunjukkan nama pohon. Pola pikir, cara berbicara dan berkata-kata serta sikap kita lah yang akan menjadi petunjuk tentang kita ini adalah benar gambaran desain Allah yang sesungguhnya. Tekunlah membaca Alkitab, tekunlah beribadah, tekunlah berdoa dan alaminya perubahan untuk memiliki gambaran Allah. (Phiko).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: