BERKUASALAH ATAS DOSA

Oleh Pilipus Kopeuw

Juawangen Seleman Jogja Minggu 8 September 2013 – Jam 08:29 wib

 Dosa adalah perbuatan yang tidak disukai oleh Allah. Allah sangat tahu bahwa manusia sangat sensitif sekali dan mudah tergoda untuk berbuat dosa. Kita pasti ingat, sejarah manusia pertama berbuat dosa yakni dalam Kejadian 2. Sebelumnya Allah sudah mengingat kepada Adam supaya jangan memakan meraba ataupun memakan buah pohon pengetahuan yang baik atau yang jahat. Namun Hawa tidak mengindahkan perintah Allah, akibatnya Hawa dan Adam jatuh dalam dosa dan bersembunyi dari Allah.

 “Kejadian 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” Firman Tuhan dalam Kejadian 4 keseluruhan menceritakan tentang Kain membunuh Habel. Namun yang ingin saya bicarakan dalam renungan ini adalah tentang Firman Tuhan kepada yang isinya “tetapi engkau harus berkuasa atas dosa”. Mengapa Allah meminta kepada Kain supaya ia harus berkuasa atas dosa? Sebab Allah adalah Allah yang Maha Tahu. Allah tidak dibatasi dengan ruang dan waktu. Tetapi Allah juga memberi haka bebas kepada manusia untuk belajar memilih, untuk belajar mempercayai Allah, untuk belajar menangkap dan mengerti pikiran dan kehendak Tuhan.

Dulu waktu saya masih anak-anak, biasa bermain pisau, ketika itu ayah selalu diperingakan jangan bermain pisau nanti tanganmu terpotong. Saya tidak mengindahkan nasihat ayah, akhirnya tangan saya terpotong dan mengeluarkan darah. Hal itu, saya sembunyikan dari ayah. Namun ketika ayah melihat luka goresan di jari jari saya, ayah sudah tahu. Jika saja saya mengidahkan nasihat ayah, pasti jari saya tidak terluka dan saya aman. Setelah saya berkeluarga dan punya anak, suatu saat kami beralih memasak dari menggunakan kompor minyak ke kompor gas. Ketika anak-anak saya hendak memasak dengan menggunakan kompor gas, saya atau istrinya selalu ingatkan kepada anak-anak bahwa jangan ditinggal kalau lagi memasak. Namun mereka tidak mengindahkannya, sehingga kadang apa yang masak hangus (gosong) kalau itu air makan panic atau dandang menjadi kering dan kotor. Kami tahu apa yang akan terjadi sehingga selalu memperingatkan anak-anak. Orang lain juga pastilah melakukan hal yang sama. Tujuannya adalah agar selalu ada “keamanan dan kedamaian” dan kebahagiaan bersama.

Begitu juga Allah, jauh sebelumnya telah mengingatkan kepada Kain untuk bisa tersenyum walaupun korban persembahannya tidak berkenan kepada Allah. Allah juga meminta kepada Kain untuk tetap berbuat baik walau usahanya penyembahan tidak berkenan. Kenapa Allah meminta Kain kalau bisa berbuat seperti itu? Alasannya jelas, bahwa senyum yang sungguh-sungguh dan murni, dan dengan hati yang benar-benar baik, akan mempengaruhi hidup menjadi baik. Hal buruk akan dilihat dari sisi positifnya, sehingga bisa buat perbaikan diri. Jika hal negetif dipandang dengan negatif dan karean faktor orang lain, maka akan menjadi cela bagi masuknya pikiran dan tindakan untuk berbuat dosa.

Itu sebabnya, Allah mengingatkan kepada Kain untuk berkuasa atas dosa, sehingga itu luput dari akibat dan dampak buruk dari tindakan-tindakan dosa. Upah dosa adalah maut. Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, Allah mengusir dari Taman Eden. Sekarang Kain, ketika ia berbuat dosa, maka Allah juga mengutuknya. Kejadian 4:12 Apabila engkau (Kain) mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu (Kain); engkau, Kain menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.”

Perbuatan dosa selalu berakibat buruk bagi pelakunya. Ini adalah hukum Allah dan terus berlaku hingga kekekalan. Hari ini kita belajar sesuatu, bahwa Allah mau kita berkuasa atas dosa. Dengan cara tetap senyum dan tetap berbuat baik. (Phiko).

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: