ISU ATAU NYATA TENTANG ROPHALO DI SENTANI

oleh Pilipus Kopeuw, S.Th, M.Pd

Mercure Hotel Ancor, Kamis 21 Mei 2015 – Jam 06:34 wib

1. Ro Phallo Manusia Ajaib

Pada abad ke XIX (19) di wilayah danau Sentani hadir sesosok manusia yang aneh. Dia adalah Ro Phallo. Oleh orang-orang Sentani karena badannya putih dan pakaiannya juga putih. Menurut pandangan orang Sentani bahwa dia seperti burung bangau, karena badannya dan pakaiannya putih.

Ro Phallo artinya ro adalah laki-laki­, Phallo adalah orang yang mirip atau identik dengan burung bangau. Ro Phallo disebut-sebut oleh orang Sentani sebagai manusia ajaib karena saat itu Ro Phallo dapat:

  • Berjalan di atas air dari satu kampung ke kampung lain. misalnya dari pulau Ajau ke Kampung Putali terus ke Kampung Atamali dan ke Kampung Simporo.
  • Mengangkat sejumlah batang kayu untuk rumah dari hutan ke pante. Peristiwa itu terjadi di Kampung Ayapo pada saat orang-orang sedang ke hutan untuk mengambil kayu untuk rumah Ondoafi.
  • Menghidupkan ikan yang mati terapung dan dilepas kembali ke danau.
  • Menghidupkan seorang anak perempuan yang mati tenggelam, karena air danau naik. Hal ini dibuat di Kampung Yoboi.
  • Dan tanda-tanda ajaib lainnya.

Berita tentang Ro Phallo disebarluaskan oleh orang-orang Sentani dari kampung ke kampung tentang hal-hal yang aneh terjadi di mata orang-orang Sentani.

Ro Phallo ini berjalan di atas air dari kampung ke kampung untuk melihat-lihat keadaan kehidupan orang Sentani, mulai dari Kampung Yoka hingga ke Kampung Yakonde.

Tanda-tanda ajaib itu disebut “mujizat” seperti yang dibuat oleh Yesus di wilayah Kapernaum. Perbuatan Ro Phallo ini menjadi ancaman keras bagi kekuatan magic atau ilmu hitam yang dimiliki oleh orang-orang Sentani, yang dikenal dengan sebutan Erahena atau Mai phulo aere, yang dianggap sebagai dasar kekuatan.

Kuasa magic atau ilmu hitam yang dimiliki orang Sentani tidak sama dengan apa yang dibuat oleh Ro Phallo dimata orang-orang Sentani seperti;

  • Berjalan di atas air. Ro Phallo tidak menggunakan bantuan sesuatu untuk berjalan di atas air, atas bantuan seekor buaya atau sekelompok buaya yang dipanggil sesuai dengan bahasa ilmu yang dimiliki untuk orang tertentu.
  • Bagi orang Sentani tidak mampu mengangkat sejumlah batang kayu. Namun hanya membuat kayu-kayu itu ringan dan dapat diangkat oleh sekelompok orang. sementara Ro Phallo tidak, ia mengangkat sejumlah kayu secara langsung dalam jumlah yang banyak.

Hal yang lebih mengancam atau menantang kekuatan magic yang dimiliki orang-orang Sentani adalah menghidupkan orang mati. Pada waktu Ro Phallo ini tiba di Kampung Yoboi dari Kampung Yauphea (tanggal bulan dan tahun tidak disampaikan).

Pada saat Tzunami Danau, air naik dan rumah-rumah di Kampung Yoboi tenggelam, ada anak perempuan jatuh dan mati tenggelam. Ro Phallo ini tiba di kampung Yoboi dan menuju ke rumah duka, dia melihat anak itu dan memegang tangan anak itu, lalu anak itu hidup.

Setelah anak itu hidup Ro Phallo minta diantar ke pulau Ajau, di tengah danau ia melihat ikan yang mati terapung, lalu Ro Phallo minta agar mendekat ke ikan itu. Setelah dipegang ikan itu dan dinaikkan ke dalam perahu, maka ikan itu hidup kembali dan ia minta kepada para pendayung perahu agar ikan itu dilepaskan ke danau.

Semua yang ada di atas perahu itu menjadi heran dan berkata “siapa sebenarnya orang ini?” Karena anak yang meninggal dihidupkan dan ikan yang busuk terapung bisa hidup kembali? Sungguh Dia ini benar-benar orang ajaib.

Tidak ada seorang pun yang mengetahui dimana dan kemana Ro Pallo itu pergi. Seakan-akan dia menghilang dari antara orang Sentani hanya ada satu kesan bahwa “Ro Phallo telah membuka mata kami untuk melihat hal yang baru, yaitu kehidupan baru, karena tidak ada orang yang meninggal itu hidup.

Dengan memberi hidup bagi anak yang meninggal itu di Kampung Yoboi dan melepas ikan yang mati ke danau dan tanda-tanda heran lainnya, membuka pandangan baru bagi orang Sentani, bahwa kuasa kegelapan yang dimilikinya tidak mampu menjamin hidup yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu ditinggalkan dan menerima hidup dalam peradaban baru yang membawa keluar dari kegelapan kepada terang.

2. Sang Pembaptis

Pada tahun 1900-an setelah Ro Phallo menghilang dating seorang laki-laki berkulit hitam rambut keriting, orang menyebut dia adalah “Famai”. Famai berasal dari satu kampung di belakang gunung Cycloops namanya Kampung Ormu, karena ada hubungan dengan orang Nendali (Netar). Famai turun dari Ormu dan tinggal di Kampung Nendali dengan tujuan khusus yakni, Misi penyelamatan orang Sentani yang adalah saudaranya sendiri. Famai memulai tugas mulia ini dari Kampung Nendali menyebar ke pulau Asei, Ayapo dan ke pulau Ajau. Tugas dalam misi Famai adalah:

  • Mengajar hukum Tuhan
  • Mengajarkan untuk membaca Alkitab
  • Mengajarkan Doa Bapa Kami
  • Melakukan pembaptisan
  • Mematahkan busur panah
  • Membakar hobatan (phulo – ilmu gaib)

Dasar mengajar Hukum Tuhan, karena ada kata yang menyatakan “Jangan membunuh”. Famai mengambil kata ini sebagai dasar untuk mendamaikan orang Sentani dari kejahatan perang suku. Sebab, akibat perang suku ini banyak orang menjadi korban.

Keadaan itu didukung oleh perbuatan Ro Phallo, akhirnya banyak orang menerima dan bersedia untuk belajar dari Famai tentang:

  • Hukum Tuhan
  • Pengakuan Iman Rasuli
  • Membaca Alkitab
  • Belajar Doa Bapa Kami

Ketika dilakukan baptisan masal, terlebih dahulu mengucapkan “Aku percaya akan Allah Bapa… “ setelah itu kehidupan orang-orang Sentani perlahan-lahan mulai berubah ibarat awan hitam terpecahkan oleh Sinas matahari dan bagaikan kabut terangkat angin.

Dalam baptisan masal ini, orang-orang Youphea (Yahim), Yobeh, Sereh dan Ifale secara bersama-sama menerima baptisan dari Famai di pulau Yobeh dan sebelumnya mengucapkan “Aku percaya…., secara bersama-sama lalu turun menyelam di air.

Dengan melakukan pembaptisan di pulau Yobeh, maka saat dan waktu itu Tabir Kegelapan telah terbuka dan terang Kristus menerangi bagi kehidupan orang Sentani khususnya bagi orang Youphea (Yahim) yang akan memasuki peradaban hidup baru. (Catatan ini dari Tulisan Yuil Pangkali).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: