ASAL – USUL KATA DOBONSOLO DAN CYCLOOP DI SENTANI

ASAL – USUL KATA DOBONSOLO DAN CYCLOOP DI SENTANI
Oleh Pilipus Kopeuw, Elsa Suebu & Uziel Pallo
Flavouw Sentani Rabu 4 Januari 2012 – Jam 11:38 wit

Kata Dobonsolo sudah banyak di kenal orang, bahkan telah digunakan juga sebagai nama sebuah Kelurahan Dobonsolo di Yahim Sentani Kabupaten Jayapura dan nama sebuah kapal putih yaitu Kapal Motor (KM) Dobonsolo. Nama Dobonsolo juga digunakan sebagai nama Tim Sepak Bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Jayapura yakni “Persidafon. Persidafon adalah Persatuan Sepakbola Indonesia Dafonsoro/Dobonsolo. Di lambangnya Tim sepakbola ini tergambar gunung Dobonsolo atau gambar Gunung Cycloop, air danau, dan ikan gabus. Kata Cycloop juga sudah sering disebut oleh kalayak umum. Kata Cycloop seringkali di tulis juga Siklop sesuai dengan cara bacanya. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah publik tahu asal-usul kata Dobonsolo dan Cycloop? Sebab kedua kata tersebut sudah sangat dikenal oleh masyarakat, baik tua, muda, besar kecil, baik masyarakat asli maupun penduduk kabupaten Jayapura lainnya?

Dalam tulisan kami tentang “Asal-usul Kata Ondoafi” di situ sedikit telah kami singgung tentang Robong. Robong ini termasuk bagian dari orang-orang kelompok kedua yang datang ke Sentani. Orang-orang kelompok kedua ini yang menyebut diri mereka sebagai “Ondo Holo na” atau kita kenal dengan sebutan Ondofolo. Karena pola kehidupan mereka yang dinilai terkutuk sehingga terjadi exodus lagi. Exodus tersebut terbagi ke empat bagian yang dipimpin oleh Rali ke bagian timur, Ebhung ke bagian Selatan, Wai ke bagian Barat dan Robong ke bagian Utara.

Robong adalah seorang perempuan. Robong pergi ke bagian utara, bertemu dan kawin dengan seorang laki-laki bernama “Haelufoi”. Setelah itu keduanya (Robhong dan Haelufoi) menghilang dan tidak diketahui lagi keberadaannya, sehingga Gunung Dobonsolo atau Gunung Cycloop disebut sebagai wujud dari mereka berdua. Untuk mengenal wujud keduanya dalam bentuk fisiknya, Puncak Gunung Dobonsolo atau Cycloop bagian Timur adalah Haelufoi (Laki-Laki/Suaminya), sedangkan Puncak Gunung Dobonsolo atau Cycloop bagian Barat adalah Robhong (Perempuan/Istrinya).

Kemudian, dalam masyarakat Sentani bagian gunung biasa disebut “Holo”. Karena Gunung itu merupakan wujud dari Robhong, maka disebut sebagai “Robhong holo”. Dalam perkembangannya mengalami perubahan karena pengucapannya, sehingga kata “Robhong Holo” berubah menjadi “Dobonsolo”. Ini sebagian kisah kecil tentang asal-usul kata “Dobonsolo”.
Kata Siklop berasal dari kata “Cycoon Op” lalu menjadi “Cycloop”. Apa itu Cycoon Op atau Cycloop? Cycloop sebenarnya suatu perubahan penyebutan saja. Sebenarnya Cycloop itu berasal dari kata bahasa Belanda yakni “Cycoon Op” yang terdiri dari kata “Cycoon “ yang berarti “awan kecil yang terpecah-pecah” dan “Op” yang berarti “puncak”, Jadi kata Cycoon Op berarti awan-awan kecil yang berada di bawah atau di atas puncak gunung itu. Awan-awan kecil ini sering kita lihat di sekitar gunung Cycloop pada saat angin bertiup. Dalam penyebutannya “huruf C” bisa dibaca “S/K”. itu sebabnya, kemudian kata “Cycoon Op” berubah menjadi Cycloop dan selanjutnya dijadikan sebagai nama lain dari Gunung Dobonsolo yakni Gunung Cycloop.

Itulah sedikit penjelasan tentang asal-usul kata Dobonsolo dan Cycloop. Semoga tulisan ini menjadi wacana yang baik untuk memunculkan cerita-cerita rakyat Sentani secara khusus dan juga cerita Papua secara umum. Kami yakin informasi ini akan sangat memperkaya pengetahuan, khususnya bagi generasi penerus Sentani. Sekaligus menjadi sarana dalam memberi dan menerima informasi guna menemukan sebuah cerita utuh tentang Gunung Dobonsolo atau Gunung Cycloop tersebut.

Iklan

7 Tanggapan to “ASAL – USUL KATA DOBONSOLO DAN CYCLOOP DI SENTANI”

  1. _w0www,,satu kalimat yg ingin sy sampaikan “bangga terlahir sbg perempuan sentani”. Banyak skl pengetahuan yg sy dapati d bl0g ini. Psn sy, trs kembangkan n gali cerita2 rakyat yg lama kelamaan mulai hlg d kakangan muda/i krn perkembangan trend n zaman skrg ini. GB_

    • Terima kasih…sdri Netha Wally atas dukungan dan dorongannya kepada saya untuk tetap menulis. setelah saya belajar malangkah menulis ternyata saya melihat ada banyak kisah-kisah tentang orang asli sentani yang perlu ditulis. saya mulai menyadari bahwa ada banyak cerita yang telah dibawah ke kuburan dan dikubur bersama orang-orang tua kita. kisah-kisah itu belum sempat kita keluarkan dari pikiran mereka. namun demikian, saya masih optimis bahwa masih ada banyak orang Sentani yang dapat membagikan kisah-kisah asli orang sentani. oleh karena itu, saya secara pribadi akan terus menulis tentang orang sentani di Blog ini hingga akhirnya…foi. semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat bagi generasi penerus sentani.

  2. Hellem foy…..,
    sediqt tambahan……, Dari sejarah yang saya pernah baca, kata cycloop bukan diadopsi dari bahasa Belanda, tetapi gambaran cerita Dongeng Yunani kuno tentang Raksasa bermata satu yang bernama Cycloop.
    Nama ini diberikan oleh seorang pelaut berkebangsaan Porrtugis yang sedang berlayar, dan dari kejauhan dengan menggunakan teropongnya sedikit terkejut karena, melihat puncak Gunung Dobonsolo yang hampir menyerupai gambaran dalam cerita2 dongeng Yunani tersebut, maka dinamainya Cycloop. Hal ini kemudian dipetakan dalam Atlas dunia dan orang Belandapun menggunakan nama Cycloop pada gunung yang berdiri megah bagaikan benteng diwaktu malam dan bagaikan permaisuri diwaktu siang.
    Pada dasarnya saya juga bangga, apabila semua orang yang melihat gunung tersebut dapat menyebutnya dengan sebutan yang benar….. yaitu Dobonsolo.

  3. Foi benny ,,, Trimaksih ,,,, sy puas membacanya krn dr dulu sa penasaran dgn asal usul gunung tp sy uda menemukan trimksih… GBU. 🙂

  4. Salut usaha saudara, hanya validasi data harus diperhatikan. jangan kita bangum paradigma yang salah akibatnya sejarah budaya kita menjadi fatal. Untuk nama Cycloop itu pertama kali diberikan oleh seorang pelaut Prancis bernama Louis Antonie Baron de Bougainville. Dia tiba di Teluk Imbi pada 13 Agustus 1767. Dia melihat gunung ini sebagai yang dikisahan dalam mitologi Yunani, dimana dalam mitologi itu ada seorang raksasa yang menyeramkan hanya dengan satu mata.Tokoh dalam mitos Yunani itu bernama de Deux Cycloope. nama tersebut diberikan atas gunung Doponsolo ini.

  5. Helem foi eai Sentani fafa uphene waphene phumana nekhauge, foihele Cycloop neai a hamangele, orona mena yo naseai nekhenate neai, onomi, Hiro Wally Taime Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: